Setup Aquascape Natural

Setup aquascape natural dipopulerkan oleh Diana Walstad dalam bukunya yang cukup terkenal yaitu "Ecology of the Planted Aquarium". Buku ini berisikan manual dengan pedekatan praktis dan ilmiah tentang interaksi ekosistem akuarium dan penghuninya seperti air, material organik, substrate, tanaman dan ikan diuraikan secara detail. Untuk hobbyst pemula disarankan membaca artikel setup aquascape terlebih dahulu agar familiar dengan beberapa terminologi aquascape. Berdasarkan pengalaman penulis beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan hobbyst untuk melakukan setup aliran natural adalah sebagai berikut :

  • Lapisan pertama dasar aquascape diisi dengan tanah yang biasa untuk menanam tanaman darat yang bebas dari bahan2 kimia (penulis biasa memakai tanah merah), tidak tertutup kemungkinan menggunakan media2 lain (silahkan bereksperimen). Penambahan sedikit material organik bisa dilakukan. Tebal lapisan pertama ini sekitar 3 cm.
  • Kemudian lapisan pertama ditutup dengan substrate setebal 3 cm. Pilihan substrate sama dengan pada setup aquascape pada umumnya.
  • Penambahan CO2 tidak diperlukan dalam setup natural ini. Menurut buku Diana Walstad tanah memiliki banyak material organik dan unsur karbon yang diperlukan tanaman selama kurang lebih satu tahun, kemudian proses fermentasi material organik akan menghasilkan karbon yang diperlukan tanaman.
  • Pada aliran natural filter berfungsi sebagai filter mekanik sedangkan filtrasi biologi sudah dijalankan fungsinya oleh tanaman itu sendiri. Fungsi filter lebih ditekankan sebagai sirkulasi air agar nutrisi tersebar merata dalam aquascape. Jadi filter box internal pun sudah cukup memadai.
  • Penambahan tanaman mengapung (floating) dan memiliki daun aerial (di atas air) memiliki keuntungan dalam hal menyumbangkan CO2 ke dalam aquascape ketika proses respirasi. Sedangkan ketika proses fotosintesis mereka mengambil CO2 dari udara bebas.
  • Setup lampu yang cocok adalah low light dan medium light, karena di alamnya pun kebanyakan tanaman dalam air tidak terekspose cahaya yang kuat.
  • Kebutuhan nutrisi tanaman lebih mengandalkan kotoran ikan dan sisa pakan ikan. Penambahan pupuk cair dapat dilakukan dengan dosis yang lebih rendah.

Beberapa keuntungan dan kerugian metode ini :

  • Perawatan jadi lebih mudah dan tidak memakan waktu banyak dibanding setup secara umum dengan peralatan yang lebih komplit dan tentunya biaya yang dikeluarkan untuk setup dan running cost aquascape akan lebih murah. Hal ini tentunya relatif karena banyak hobbyst yang tidak keberatan dengan perawatan dan harga yang lebih pada setup aquascape biasa. Setup natural akan terasa meringankan hobbyst dengan jumlah aquarium yang banyak.
  • Pilihan jumlah tanaman tentunya tidak sebanyak setup aquascape dengan peralatan yang komplit, terutaman jenis2 tanaman yang membutuhkan cahaya kuat dan CO2 yang memadai. Namun hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena dengan setup natural pun akan sangat banyak jenis tanaman yang masih bisa dipilih asalkan kita mengetahui karakteristik masing2 tanaman.

 

written by Dinal